Bagaimana Membuat Proposal dan Laporan PTK

Konsep dasar penelitian tindakan kelas adalah mengajar sambil meneliti untuk meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. Intinya, penelitian tindakan kelas. Penyusunan latar belakang, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian mengacu pada konsep metode ilmiahPenyusunan laporan hasil penelitian merupakan inti dari kegiatan penelitian sebab pada bagian ini, Peneliti berusaha memberikan deskripsi dan pembahasan hasil penelitian. Hasil penelitian pada dasarnya berisi temuan-temuan penelitian apa adanya sedangkan pembahasan berisi analisis dan penafsiran peneliti terhadap temuan tersebut dengan mengacu pada teori dan hasil penelitian relevan (sebagaimana yang telah dipelajari pada topik penyusunan kajian pustaka). PTK sebagai salah satu jenis penelitian hendaknya tunduk pada kaidah-kaidah atau metode ilmiah. Penelitian ilmiah pada intinya adalah penyelidikan yang sistematis, terkontrol, empirik, kritis tentang fenomena alami, dengan dipandu oleh teori dan hipotesis tentang hubungan atau faktor berpengaruh terhadap fenomena tersebut (Kerlingger, 1998).

Objketivitas laporan harus dijaga, agar bias peneliti terhadap isi laporan dapat ditekan seminimal mungkin. Sebagaimana ditegaskan oleh (Kerlingger, 1998) bahwa, kekuatan kajian lapangan terlketak pada realismenya, sigifikansinya, orientasi teorinya, dan klualitas pengetahuan (heuritiknya). Pendekatan atau ancangan ilmiah merupakan bentuk sistematis yang khusus dari seluruh pemikiran dan telaah reflektif.


Untuk membatu memudahkan penyusunan PTK maka berikut kami sajikan sistematika penulisan Proposal Penelitian PTK dan penulisan Laporan PTK.

  • Lembar Pertama adalah Sampul yang memuat Judul, identitas Peneliti, Nama Instansi dan Tahun
  • Lembar Kedua adalah Lembar Pengesahan
  • Lembar Ketiga, Empat dan Lima adalah Daftar isi, Daftar Tabel dan Daftar Gambar
  • Lembar Keenam adalah Abstrak

Selanjutnya Laporan paling tidak memuat 5 BAB yang terdiri dari BAB I Pendahuluan, BAB II Tinjauan Pustaka, BAB III Metode Penelitian, BAB IV Hasil Penelitian dan Pembahasan, BAB V Simpulan dan Saran, serta LAMPIRAN yang terdiri dari Silabus, RPP, Media Pembelajaran, Instrumen Penelitian, Data Hasil Penelitian, Gambar Diagram, Surat Keterangan ijin Penelitian, Dokumentasi Penelitian, dan Daftar Identitas Penulis. BAgian tersebut akan kami uraikan petunjuknya sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN 


Bagi peneliti pemula, umumnya ‘lebih gampang’ merumuskan judul daripada merumuskan permasalahan penelitian, padahal judul “tidak lebih dari label atau nama”. Berdasarkan metode ilmiah, hal pertama yang mesti direnungkan adalah apa masalah yang diteliti, mengapa harus diteliti, untuk apa diteliti, dan manfaatnya diteliti. Pertanyaan-pertanyaan tersebut hendaknya menjadi fokus pemikiran yang perenungan, diskusi dengan teman sejawat, bahkan kalau perlu menjadi topik obrolan ketiga jam istirahat tiba.

Dalam Bab Pendahuluan, memuat tentang Latar Belakang, Permasalahan, Tujuan dan Manfaat Penelitian. Latar Belakang Masalah dirumuskan minimal memuat tentang urgensi masalah yang diangkat disertai dengan perbandingan terhadap penelitian pendahuluan (jika ada), Menulis kenyataan yang ada (kondisi awal), Menulis harapan yang akan dituju (kondisi akhir), Adanya masalah : kesenjangan antara kenyataan dan harapan dan Adanya solusi/pemecahan masalah.

Masalah Dirumuskan dalam bentuk pertanyaan serta tujuan harus disesuaikan dengan masalah. Rumusan Masalah dikembangkan dari identifikasi dan pembatasan masalah, Umumnya berbentuk kalimat tanya yang mengacu pada masalah pokok. Rumusan masalah dimaksudkan sebagai dasar untuk penentuan teori yang akan digunakan, menentukan metode penelitian dan untuk menentukan jenis penelitian.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, selengkapnya silahkan   kirim pesan di sini

Untuk lebih jelasnya anda juga dapat membaca buku tentang PTK sebagai pelengkap, silahkan klik disini

0 comments:

Posting Komentar