Urgensi Filsafat bagi Guru

Hasrat ingin tahu yang dimiliki manusia merupakan suatu fitrah dan anugerah dari Allah swt.  Hasrat ini kemudian mendorong manusia untuk senantiasa heran dalam menghadapi segala sesuatu yang diterima oleh panca inderanya. Keheranan itu mengantarkan manusia memasuki wilayah filsafat, yakni suatu cara berpikir yang sifatnya radikal. Cara berpikir ini telah dimulai sejak zaman Yunani kuno. Mereka telah memikirkan persoalan-persoalan alam, manusia, bahkan Tuhan sejak ratusan tahun yang silam. Karena itulah mereka dijuluki sebagai perintis filsafat dan ilmu pengetahuan.

Dalam upaya mewariskan ilmu dari para filosof tersebut dari generasi ke generasi, pendidikan menjadi suatu keniscayaan. Melalui pendidikan, hasil pemikiran para filosof ratusan tahun yang silam dapat kita rasakan sampai sekarang ini. Pada sisi lain, pendidikan itu sendiri juga dilaksanakan berdasarkan konsep-konsep filsafat. Dengan cara demikian muncullah istilah filsafat pendidikan sebagai sebuah cabang filsafat umum yang memfokuskan perhatiannya pada pendidikan. Konsep-konsep filsafat tentang pendidikan sebenarnya telah banyak digagas oleh para filosof sejak zaman Yunani kuno hingga aplikasi praktisnya pada masa sekarang ini. Lihat juga artikel
yang diposting  Romirianto   tentang alasan-alasan filsafat pendidikan wajar dipelajari oleh mereka yang memperdalam ilmu pendidikan dan keguruan.

Dalam rangka kesinambungan gagasan, tulisan ini mencoba menyajikan pemikiran-pemikiran para filosof tentang pendidikan. Pemikiran-pemikiran mereka itu ada yang secara langsung berkenaan dengan pendidikan, dan ada pula yang hanya merupakan konsep-konsep umum. Terhadap kenyataan yang kedua tersebut, penulis berusaha melakukan interpretasi dari konsep umum ke dalam dunia pendidikan.
 

Secara garis besarnya, pemikiran para filosof ini akan dibagi menjadi tiga fase. Pertama, pemikiran para filosof pada zaman Yunani. Kedua pemikiran filosof pada zaman pertengahan.  Ketiga, pemikiran filosof zaman modern. Naskah Lengkapnya silahkan klik disini

0 comments:

Posting Komentar