Efektifitas pembelajaran Melalui Media Objek Langsung

Efektifitas pembelajaran Melalui Media Objek Langsung akan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Media objek langsung yang dimaksudkan adalah objek yang berada di lingkungan sekitar siswa Penggunaan media obyek langsung dalam kegiatan pembelajaran, berarti siswa dapat belajar melalui lingkungan.  Hal tersebut berarti bahwa guru dapat menjadikan lingkungan sebagai sumber dan media pembelajaran sekaligus. Hal terseut berarti bahwa media obyek langsung, dapat digunakan guru sebagai sumber belajar, sekaligus menjadi media yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Karena media tersebut berasal dari lingkungan siswa, maka media obyek langsung dapat berupa benda hidup maupun benda mati (Rahadi, 2004).
Penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan pengajaran melalui obyek langsung digunakan dengan pendekatan lingkungan dimana kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru menjadikan lingkungan sebagai sumber belajar. Pendekatan ini berasumsi bahwa kegiatan  pembelajaran akan menarik perhatian siswa jika apa yang dipelajarinya diangkat dari lingkungannya. Siswa dapat dengan mudah mengamati benda nyata atau obyek langsung yang berkaitan dengan materi yang dipelajari. Belajar dengan pendekatan lingkungan berarti siswa mendapatkan pengetahuan dan pemahaman dengan cara mengamati sendiri apa-apa yang ada di lingkungan sekitar (Mulyasa, 2005). Dengan demikian siswa dapat memahami sesuatu secara lengkap karena siswa mengamati secara langsung obyek aslinya. Pengetahuan yang diperoleh siswa melalui pengamatan langsung terhadap objek langsung dan nyata akan lebih lengkap jika dibandingkan dengan penggunaan obyek tidak langsung.
Salah satu contoh jika mempelajari tentang Spesies Kupu-kupu, maka siswa dapat diajak untuk melihat spesies kupu-kupu di tempat penangkaran kupu-kupu, misalnya di Bantimurung yang terkenal dengan The King of Butterfly. Melalui pembelajaran pada obyek langsung, siswa dapat mempelajari keadaan objek secara aktual. Siswa secara langsung dapat mengamati, memperhatikan secara langsung obyek yang sedang dipelajari. Jika siswa mempelajari obyek tentang daun, maka siswa dapat melihat secara langsung daun tersebut. Dengan demikian siswa dapat secara teliti mengamati obyek sesungguhnya dari hal yang sedang dipelajari. Mulyasa (2005) mengutarakan bahwa  beberapa jenis meida obyek langsung yang bersumber dari lingkungan yang dapat didayagunakan untuk kepentingan pembelajaran yaitu lingkungan fisik, alam dan lingkungan buatan. Dengan demikian jika pembelajaran menggunakan media obyek langsung, maka kegiatan pembelajaran tersebut menjadikan lingkungan sebagai media dan sumber belajar. Media obyek langsung tersebut dapat berupa benda hidup atau benda mati yang berada di lingkungan kehidupan siswa.

2 comments:

Posting Komentar