Esok Hari Saat Bertemu Denganmu

Warna Nila
derap langkah kuda berpacu memecah hening malam
isyarat sama di dalam dada berkecamuk tak tentu
degupnya berirama hingga jantung serasa "bengkak"
tapi masih seperti melantunkan syair indah
meski tak ada suara merdu mendayudayu
lantunan mantra menjadi pengiring malam 
dan bintang bergegas ingin menjemput fajar
hingga bulanpun malu-malu karena takut kepergok mentari

adakah yang melebihi indahnya esok hari
saat luka karena cinta akan terobati
adakah waktu yang singkat saat menunggu
saat dendam kau cipta menjadi rindu

esok hari saat bertemu dengamu "Nila"

2 comments:

Posting Komentar